Mukidi Naik Gunung Pertama Kalinya
Suatu hari Mukidi naik Gunung Ungaran bersama teman-teman sekolah menengahnya.Gunung dengan ketinggian 2050 mdpl ini ditempuh melalui perkebunan pala menuju ke perkebunan daun bawang dan wortel milik warga sampai ke jalur masuk ke hutan yang tenang dengan jalan setapaknya. Rencanaya mereka mau berkemah dan menyambut Sun Rise di Puncak Sejati puncak Ungaran.
Setelah berjalan jauh akhirnya Mukidi dan rombongan beristirahat di sebuah perkebunan pala tempat sumber air yang menyirami kebun. Di sana mereka mengisi botol dan makan makanan yang manis-manis. Beberapa orang merasa sudah tidak kuat karena berat badan mereka dan memang belum pernah naik gunung sebelumnya. Mereka mengeluhkan trek yang telah mereka lalui. Termasuk Mukidi.
Melihat keadaan ini Mukidi berkata, "Ayoklah bikin tenda di sini, biarin aja Kuwatno dan rombongan terus naik ke puncak."
Akhirnya rombongan berpisah dan keesokan paginya Kuwatno dan rombongan sudah mendirikan tenda dan siap menyambut Sun Rise.
Mukidi dan beberapa temannya yang buka tenda di kolam juga tak mau ketinggalan, mereka membuat sebuah video rekaman sambil menyanyikan Mars sekolah mereka berteriak-teriak,
"Inilah Puncak Kami! Inilah Puncak Kami! Inilah Puncak Kami!"
Terang saja suara mereka mengganggu dan dibalas oleh gonggongan anjing-anjing perkebunan
"Guk...Guk... Guuk... Grrrrrrrr Guk Guk Guk... Grrrrrr"
Sambil berkedip ke arah temannya, Mukidi berkata
"Kerasa kan bedanya punca sejati sama puncak buatan sendiri..."
Setelah berjalan jauh akhirnya Mukidi dan rombongan beristirahat di sebuah perkebunan pala tempat sumber air yang menyirami kebun. Di sana mereka mengisi botol dan makan makanan yang manis-manis. Beberapa orang merasa sudah tidak kuat karena berat badan mereka dan memang belum pernah naik gunung sebelumnya. Mereka mengeluhkan trek yang telah mereka lalui. Termasuk Mukidi.
Melihat keadaan ini Mukidi berkata, "Ayoklah bikin tenda di sini, biarin aja Kuwatno dan rombongan terus naik ke puncak."
Akhirnya rombongan berpisah dan keesokan paginya Kuwatno dan rombongan sudah mendirikan tenda dan siap menyambut Sun Rise.
Mukidi dan beberapa temannya yang buka tenda di kolam juga tak mau ketinggalan, mereka membuat sebuah video rekaman sambil menyanyikan Mars sekolah mereka berteriak-teriak,
"Inilah Puncak Kami! Inilah Puncak Kami! Inilah Puncak Kami!"
Terang saja suara mereka mengganggu dan dibalas oleh gonggongan anjing-anjing perkebunan
"Guk...Guk... Guuk... Grrrrrrrr Guk Guk Guk... Grrrrrr"
Sambil berkedip ke arah temannya, Mukidi berkata
"Kerasa kan bedanya punca sejati sama puncak buatan sendiri..."
sumber foto : Wikipedia


Komentar
Posting Komentar